Majelis Ulama Indonesia dalam pernyataan sikapnya hari ini meminta pemerintah melakukan penertiban terhadap perilaku yang dianggap bisa mengganggu kekhusukan umat Islam selama Ramadhan 1431 Hijriyah.
Majelis Ulama Minta Kekhusukan Ramadhan Dijaga
"Kami meminta pemerintah menertibkan rumah makan, dan penayangan acara televisi yang menampilkan pornoaksi dan pornografi, mistik, ramalan, dan kekerasan baik fisik maupun pskis serta lawakan komedi yang berlebihan" kata Ketua MUI Umar Shihab, dalam pembacaan taushiyah menyambut Ramadhan, di kantornya, Senin (9/8)
Dalam seruan itu, MUI juga meminta pemerintah menutup dan membatasi semua tempat hiburan, dan mendukung pemanfaatan ramadhan sebagai pendidikan akhlak bagi generasi muda. "Kami berharap masyarakat luas menghormati kemuliaan bulan Ramadhan," kata Umar.
Selain itu, MUI juga meminta umat Islam untuk memperbanyak berbuat baik. Antara lain dengan memberikan santunan kepada fakir miskin, anak telantar, membayar zakat, infak, sedekah, dan melakukan kegiatan sosial lainnya.
Sumber Tempo Interaktif